PASANGKAYU — Di tengah gelapnya kawasan Sungai Salo Kambunong, sejumlah personel TNI masih terlihat menyusun papan demi papan di atas rangka Jembatan Gantung Perintis Garuda pada Selasa (11/8/2026) malam. Dengan penerangan seadanya, mereka berfokus memasang badan jalan jembatan yang membentang di area perkebunan warga Dusun Berkah, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu.
Kegiatan ini melibatkan Sertu Muksin dan Sertu Ahmad Sultoni selaku Babinsa Koramil 1427/Pasangkayu, Praka Yogi, lima personel Yonif TP 874/Vovasanggayu, serta satu teknisi besi. Mereka bergantian memastikan setiap papan terpasang kuat sebelum dirapatkan ke rangka jembatan.
Mengapa Pengerjaan Dilanjutkan Malam Hari?
Pekerjaan malam ini bukan tanpa alasan. Sertu Muksin menuturkan, pemasangan papan jalan merupakan bagian akhir yang harus segera dituntaskan agar jembatan bisa langsung difungsikan oleh masyarakat sekitar.
"Pekerjaan pemasangan papan jalan ini kami lanjutkan sampai malam untuk mengejar penyelesaian jembatan. Harapannya, semakin cepat selesai, semakin cepat pula jembatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Sertu Muksin.
Ia menegaskan, seluruh personel bekerja sesuai kebutuhan lapangan secara bersama-sama. Tidak ada pembagian tugas yang kaku, semua fokus pada target penyelesaian konstruksi.
Jembatan Penghubung Aktivitas Warga
Keberadaan Jembatan Gantung Perintis Garuda bukan sekadar infrastruktur fisik. Bagi warga Dusun Berkah dan sekitarnya, jembatan ini menjadi jalur utama untuk menuju kebun, permukiman, dan menjalankan aktivitas ekonomi harian.
Selama ini, akses warga kerap terkendala saat musim hujan karena harus menyeberangi sungai. Dengan rampungnya jembatan ini, mobilitas warga diharapkan jauh lebih mudah dan aman dibanding sebelumnya.
Komitmen TNI di Wilayah Binaan
Keterlibatan personel Kodim 1427/Pasangkayu hingga larut malam menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah binaan tidak berhenti pada jam kerja normal. Ketika kebutuhan masyarakat mendesak, personel tetap siaga di lapangan untuk mempercepat progres pembangunan.
Suasana kerja malam itu menjadi potret kecil dari proses panjang pembangunan jembatan. Di sela deru mesin dan suara palu, satu per satu papan tersusun rapi membentuk jalur baru yang kelak menghubungkan warga dengan lahan produktif mereka.
Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda diharapkan tuntas dalam waktu dekat, sehingga akses warga menuju kebun dan permukiman di kawasan Sungai Salo Kambunong dapat segera normal kembali.