MAMUJU — Kanwil Kemenkum Sulbar menurunkan Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, sebagai ketua tim pada lomba yang mengusung tema "Bangga Mengolah, Bangga Menyajikan Pangan Lokal Sulawesi Barat" itu. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat kebersamaan antarlembaga di lingkungan pemerintah daerah.
Dukungan Nyata untuk Pangan Lokal Sulawesi Barat
Hidayat Yasin menyebut keikutsertaan timnya bukan sekadar memeriahkan rangkaian acara kemerdekaan. Ia menegaskan hal ini merupakan wujud dukungan terhadap gerakan mengangkat potensi pangan lokal yang memiliki kekayaan dan keunikan tersendiri.
"Keikutsertaan kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan untuk mengenalkan dan mengangkat potensi pangan lokal Sulawesi Barat. Pangan lokal memiliki kekayaan dan keunikan tersendiri yang dapat diolah menjadi berbagai sajian yang menarik dan bernilai," ujar Hidayat, Kamis (13/8/2026).
Lebih dari Sekadar Lomba Memasak
Menurut Hidayat, ajang ini menjadi ruang bagi jajaran instansi pemerintah untuk membangun kebersamaan di tengah keberagaman tugas dan tanggung jawab masing-masing. Semangat kolaborasi ini dinilai penting untuk terus dipelihara.
"Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarpimpinan serta jajaran instansi di Sulawesi Barat. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dipelihara," lanjutnya.
Ia menambahkan, kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal dapat menjadi cara untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk daerah. Dengan pengolahan yang kreatif, pangan lokal tidak hanya menjadi konsumsi sehari-hari, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan daya tarik yang lebih luas.
Kreativitas dan Kolaborasi Kunci Kembangkan Pangan Lokal
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai momentum tersebut tepat untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan potensi pangan lokal melalui kreativitas dan kolaborasi antarlembaga.
"Potensi pangan lokal yang dimiliki Sulawesi Barat sangat beragam. Karena itu, perlu terus dikenalkan dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan kreatif sehingga semakin dikenal dan mendapat apresiasi masyarakat," katanya.
Lomba ini mengajak peserta mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian yang menarik, bergizi, dan memiliki nilai estetika. Kegiatan tersebut diharapkan mendorong pengenalan serta pemanfaatan pangan lokal sebagai bagian dari kekayaan daerah.
Saefur Rochim berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap potensi daerah yang ditunjukkan dalam lomba ini dapat terus dijaga. Keikutsertaan Kemenkum Sulbar menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI sekaligus momentum memperkuat sinergi dan menumbuhkan semangat kebangsaan.