SULAWESI BARAT — Xiaomi resmi memasarkan TV S Mini LED 2026 di Indonesia pada pekan ini, menghadirkan lima ukuran layar yang membentang dari 55 inci hingga 98 inci. Kami belum mendapatkan unit untuk pengujian jangka panjang, sehingga ulasan ini merupakan analisis mendalam berdasarkan spesifikasi resmi, klaim pabrikan, dan perbandingan harga pasar. Yang paling menarik dari lini ini bukan cuma teknologi QD-Mini LED, tapi juga fitur gaming yang sebelumnya jarang ditemukan di TV seharga Rp9 jutaan.
Lima Varian Harga: Mulai Rp8,9 Juta hingga Rp30 Jutaan
Xiaomi memetakan pasar dengan jelas. Varian 55 inci dan 65 inci dibanderol Rp8.999.000 dan Rp10.999.000. Sementara itu, varian 75 inci, 85 inci, dan 98 inci belum diumumkan harganya secara resmi dalam rilis, namun berdasarkan pola generasi sebelumnya, kami memperkirakan banderolnya akan berada di kisaran Rp15 juta, Rp22 juta, dan Rp35 juta.
- Xiaomi TV S Mini LED 55 2026 — Rp8.999.000
- Xiaomi TV S Mini LED 65 2026 — Rp10.999.000
- Xiaomi TV S Mini LED 75 2026 — estimasi Rp15-17 juta
- Xiaomi TV S Mini LED 85 2026 — estimasi Rp22-25 juta
- Xiaomi TV S Mini LED 98 2026 — estimasi Rp35-40 juta
Perlu dicatat, harga varian 55 dan 65 inci ini lebih mahal sekitar Rp2-3 juta dibandingkan seri S Mini LED generasi sebelumnya saat pertama kali meluncur. Kenaikan ini wajar mengingat penambahan fitur, tapi pembeli yang sensitif harga mungkin perlu menimbang ulang.
Refresh Rate 288Hz: Spesifikasi Gaming yang Belum Ada di Kelasnya
Fitur yang paling menonjol dari varian 85 inci dan 98 inci adalah dukungan refresh rate 144Hz native pada resolusi 4K. Xiaomi juga menyematkan fitur Game Boost yang mampu mendongkrak hingga 288Hz dengan dukungan Variable Refresh Rate (VRR). Ini artinya, untuk gamer PC dengan GPU high-end atau konsol generasi terbaru, TV ini bisa menjadi alternatif monitor raksasa tanpa tearing.
Namun, perlu digarisbawahi: fitur 288Hz hanya tersedia di varian 85 dan 98 inci. Varian 55, 65, dan 75 inci kemungkinan besar tetap di 144Hz atau bahkan 120Hz—Xiaomi tidak menyebutkan spesifikasi refresh rate untuk ketiga varian kecil tersebut dalam rilis resmi. Untuk gamer yang menginginkan budget-friendly, varian 55 inci mungkin bukan pilihan ideal.
Kualitas Gambar QD-Mini LED: Cerah dan Akurat, Tapi Perlu Diuji di Ruangan Terang
Semua varian mengusung panel QD-Mini LED dengan klaim reproduksi warna 1,07 miliar warna. Varian 65 inci memiliki tingkat kecerahan puncak 1.200 nits, angka yang solid untuk ruangan dengan pencahayaan kuat. Teknologi Vivid Colour Engine dan Global Dimming Engine yang disebutkan pada varian 75 inci menunjukkan Xiaomi serius menangani akurasi warna dan kontrol local dimming.
Yang menjadi catatan kami: jumlah zona local dimming tidak disebutkan dalam rilis. Ini adalah spesifikasi krusial untuk TV Mini LED—semakin banyak zona, semakin minim blooming di sekitar objek terang. Tanpa angka ini, kami belum bisa memastikan apakah TV ini bisa bersaing dengan TCL C655 atau Hisense U6 series di sisi kontras. Uji langsung di ruangan gelap tetap wajib dilakukan sebelum membeli.
Fitur Produktivitas dan Kesehatan Mata: Bukan Sekadar Gimik
Varian 55 inci menarik perhatian karena dukungan Google Cast dan Apple AirPlay. Ini membuatnya fungsional sebagai monitor raksasa untuk presentasi atau kolaborasi kerja dari rumah. Teknologi Low Blue Light dan Hybrid Dimming 20kHz yang diklaim mampu mengurangi kedipan layar juga menjadi nilai tambah untuk pemakaian 8 jam sehari.
Meski begitu, kami mengingatkan bahwa sertifikasi TÜV Rheinland untuk low blue light tidak disebutkan. Klaim "algoritma Low Blue Light" tanpa sertifikasi pihak ketiga biasanya berarti pengurangan blue light secara software, bukan hardware—efektivitasnya bervariasi tergantung konten yang ditonton.
Audio Dolby Atmos dan DTS:X: Spesifikasi Kuat, Tapi Jangan Harap Nggak Perlu Soundbar
Varian 65 inci ke atas mendukung Dolby Atmos dan DTS:X. Secara spesifikasi, ini menjanjikan soundstage yang lebar. Namun, dari pengalaman kami menguji TV Xiaomi generasi sebelumnya, speaker internal biasanya terdengar "tipis" di frekuensi menengah dan bass-nya kurang dalam. Untuk pengalaman home theater yang sesungguhnya, khususnya di varian 85 dan 98 inci, kami tetap merekomendasikan menambah soundbar eksternal.
Verdict: Siapa yang Cocok Membeli TV Ini?
Xiaomi TV S Mini LED 2026 adalah pilihan menarik untuk dua tipe pengguna. Pertama, gamer konsol/PC yang menginginkan TV besar dengan refresh rate tinggi tanpa merogoh kocek lebih dari Rp25 juta—varian 85 inci dengan 288Hz adalah value proposition yang sulit ditandingi kompetitor. Kedua, profesional yang butuh layar besar untuk bekerja dari rumah dengan fitur casting yang lengkap.
Namun, untuk pengguna yang hanya menonton film dan serial, kenaikan harga ini mungkin tidak sebanding dengan peningkatan fitur yang Anda rasakan. Jika Anda tidak butuh refresh rate tinggi, TV Mini LED generasi sebelumnya yang kini diskon bisa menjadi pilihan lebih rasional. Tunggu review hands-on kami untuk menilai kualitas local dimming dan latensi input sebelum memutuskan.