Pencarian

Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus Level Baru, Analis Sebut Sinyal Teknikal Masih Solid di Tengah Meredanya Ketegangan Geopolitik

Kamis, 06 Agustus 2026 • 11:59:01 WIB
Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus Level Baru, Analis Sebut Sinyal Teknikal Masih Solid di Tengah Meredanya Ketegangan Geopolitik
Grafik pergerakan harga emas dunia menunjukkan tren penguatan setelah menembus fase konsolidasi.

MAMUJU — Prospek kenaikan harga emas dunia dinilai masih terbuka lebar setelah berhasil menembus fase konsolidasi. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengungkapkan bahwa perubahan struktur harga pada time frame Daily menunjukkan tekanan beli kembali mendominasi pasar, membuka peluang penguatan menuju level resistance berikutnya.

Kabar baiknya, sinyal bullish ini diperkuat oleh dua pola teknikal sekaligus. Setelah keluar dari pola Bullish Pennant yang menjadi indikasi kelanjutan tren, harga juga membentuk pola Double Bottom yang menandakan tekanan jual mulai kehilangan tenaga.

Target Kenaikan Berikutnya: Level 4.354 dan 4.483

Berdasarkan proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat berada di area 4.354 yang menjadi resistance penting saat ini. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan volume transaksi yang memadai, peluang penguatan diperkirakan berlanjut menuju 4.483 sebagai target resistance berikutnya.

Kendati demikian, kenaikan yang cukup agresif juga berpotensi memunculkan aksi ambil untung atau profit taking. Investor tetap disarankan mencermati level resistance sebagai area evaluasi kekuatan tren yang sedang berlangsung.

Negosiasi AS-Iran dan Pelemahan Dolar Jadi Penentu Arah

Dari sisi fundamental, harga emas pada sesi perdagangan Asia diperkirakan bergerak mixed karena pasar masih dihadapkan pada sentimen yang saling berlawanan. Laporan positif mengenai proses diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi mengurangi permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas, seiring meningkatnya optimisme terhadap stabilitas geopolitik.

Namun di sisi lain, pelemahan dolar Amerika Serikat masih menjadi penyangga utama. Nilai tukar dolar yang bertahan di dekat level terendah dalam beberapa pekan terakhir membuat emas relatif lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar AS, sehingga minat beli terhadap logam mulia tetap terjaga.

Kebijakan Suku Bunga The Fed Menjadi Katalis Berikutnya

Perhatian investor juga tertuju pada arah kebijakan Federal Reserve. Setiap perubahan ekspektasi pasar terhadap suku bunga akan berdampak langsung pada pergerakan dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.

Apabila muncul sinyal bahwa The Fed akan lebih akomodatif, tekanan terhadap dolar berpotensi meningkat dan memberikan ruang lebih besar bagi harga emas untuk melanjutkan kenaikannya. Sebaliknya, jika data ekonomi AS kembali menunjukkan hasil yang kuat dan mendorong ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama, ruang kenaikan emas dapat menjadi lebih terbatas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas masih cenderung positif. Breakout dari fase sideways, keberhasilan keluar dari pola Bullish Pennant, serta terbentuknya pola Double Bottom menjadi konfirmasi kuat bahwa tren kenaikan masih berada di jalur yang benar.

Follow www.halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mandarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks