MAJENE — Biaya konstruksi bangunan di Kabupaten Majene berada di posisi termurah kedua dari enam kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Barat. Berdasarkan publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai IKK Provinsi dan Kabupaten/Kota 2025, indeks kemahalan konstruksi di daerah ini mencapai 84,77 poin.
IKK adalah indeks harga yang menggambarkan tingkat kemahalan konstruksi suatu daerah dibandingkan dengan harga di kota acuan, yakni Kota Surabaya. Semakin tinggi angkanya, semakin mahal pula biaya pembangunan sebuah gedung atau infrastruktur di wilayah tersebut.
Turun 1,65 Poin dalam Lima Tahun Terakhir
Tren biaya konstruksi di Majene menunjukkan penurunan dalam setahun terakhir, yaitu turun 0,28 poin dari tahun sebelumnya. Dalam periode lima tahun terakhir, indeks ini bahkan telah turun 1,65 poin.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa tingkat kemahalan bahan bangunan dan upah pekerja di Majene relatif terkendali dibandingkan daerah lain di Sulawesi Barat.
Bagaimana Perbandingannya dengan Daerah Lain di Sulbar?
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sulawesi Barat, posisi Majene berada di urutan kedua termurah. Berikut daftar lengkap IKK di enam kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Barat pada 2025:
- Kabupaten Polewali Mandar: 84,05 poin
- Kabupaten Majene: 84,77 poin
- Kabupaten Mamuju: 87,58 poin
- Kabupaten Mamuju Tengah: 88,51 poin
- Kabupaten Mamuju Utara: 93,71 poin
- Kabupaten Mamasa: 101,67 poin
Mamasa Paling Mahal, Polewali Paling Murah
Di sisi lain, Kabupaten Mamasa mencatatkan IKK tertinggi di Sulawesi Barat dengan capaian 101,67 poin. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dari kota acuan nasional, yang berarti biaya konstruksi di Mamasa lebih mahal dibandingkan Surabaya.
Sementara itu, Kabupaten Polewali Mandar menjadi daerah dengan biaya konstruksi paling murah di provinsi ini, dengan indeks 84,05 poin.