Pencarian

Timnas Indonesia Punya 3 PR Jelang Duel Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 • 17:50:32 WIB
Timnas Indonesia Punya 3 PR Jelang Duel Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

SULAWESI BARAT — Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam, tetapi ada tiga pekerjaan rumah yang belum beres sebelum menghadapi Malaysia. Laga kontra Malaysia dijadwalkan Senin (28/9/2026).

Kemenangan atas Singapura membawa Tim Garuda ke posisi kedua klasemen sementara Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, membayangi Malaysia yang lebih dulu membungkam Bangladesh 3-0. Gol Ragnar Oratmangoen pada menit ke-15 dan Ole Romeny lewat titik putih di menit ke-73 memastikan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih John Herdman menurunkan starting XI yang seluruhnya pemain diaspora dan berkarier di luar negeri. Ragnar Oratmangoen jadi satu-satunya starter yang berlaga di kompetisi domestik bersama Persib Bandung.

Dominasi 57 Persen yang Tak Berbuah Tambahan Gol

Indonesia menguasai bola 57 persen berbanding 47 persen milik Singapura. Babak pertama berjalan rapi, tetapi agresivitas Joey Pelupessy dkk. menurun setelah jeda sehingga tambahan gol hanya lahir dari penalti.

Padahal dengan komposisi starter dan kontrol permainan seperti itu, Indonesia sejatinya berpeluang menang lebih dari dua gol.

Variasi Serangan Masih Terbatas

Awal laga menjanjikan. Kombinasi umpan pendek dari kaki ke kaki di sektor kanan penyerangan berulang kali membuka ruang, dengan Luke Vickery sebagai tumpuan lewat penetrasi dan umpan silang.

Selain gol Oratmangoen, Dean James sempat berada di posisi nyaris mencetak gol dari skema serupa: menyambar umpan silang tajam Vickery.

Masalah muncul saat compact defense Singapura berjalan efektif. Alur serangan tersendat, peluang menyusut, dan Indonesia beralih ke bola-bola panjang.

Pada babak kedua, distribusi dari lini belakang ke area sayap lewat umpan jauh makin sering dilakukan. Polanya diwarnai umpan diagonal termasuk dari set piece untuk memanfaatkan keunggulan postur, namun barisan pertahanan Singapura masih mudah membacanya.

Penyelesaian Akhir Belum Klinis

Ketajaman di depan gawang jadi PR kedua. Sejumlah peluang yang tercipta dari penguasaan bola dan dominasi wilayah tidak berujung gol, sehingga kemenangan berhenti di angka 2-0.

Konsistensi stamina melengkapi daftar. Penurunan intensitas di paruh kedua jadi catatan tersendiri menjelang laga melawan Malaysia yang sebelumnya mencetak tiga gol ke gawang Bangladesh.

Jadwal dan Apa yang Dipertaruhkan

Duel Indonesia vs Malaysia pada Senin (28/9/2026) menentukan siapa yang berhak memimpin Grup A. Malaysia datang dengan modal kemenangan 3-0, sementara Indonesia perlu merapikan tiga sektor tersebut agar tidak kehilangan momentum di kandang.

Follow www.halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks