Pencarian

Doku Rebranding Jadi Doku by Antom, Himelda Renuat Ditunjuk CEO

Sabtu, 26 September 2026 • 15:19:01 WIB
Doku Rebranding Jadi Doku by Antom, Himelda Renuat Ditunjuk CEO
Himelda Renuat resmi menjabat CEO Doku sekaligus Head of Antom Indonesia.

SULAWESI BARAT — Doku resmi menunjuk Co-founder Himelda Renuat sebagai CEO sekaligus Head of Antom Indonesia, menggantikan Chris Yeo yang memimpin sejak 2022. Perusahaan fintech pembayaran ini juga berganti identitas menjadi Doku by Antom, memperkuat kemitraan strategis dengan Ant International yang diumumkan Februari 2026. Langkah ini menghubungkan jaringan merchant lokal Doku dengan ekosistem regional Antom dan 2C2P.

Himelda sebelumnya menjabat Chief Marketing Officer Doku. Dalam peran barunya, ia memegang tanggung jawab ganda: memimpin fase pertumbuhan Doku di pasar pembayaran nasional sekaligus mengembangkan bisnis Antom di Indonesia.

Doku dipastikan tetap beroperasi secara mandiri menggunakan nama, entitas, dan lisensi resmi yang dimilikinya saat ini. Antom berperan sebagai investor strategis, bukan pemilik operasional.

Jejak Kepemimpinan dan Alasan Transisi

Chris Yeo memimpin Doku sejak 2022. Pergantian ini menandai kembalinya kendali salah satu pendiri ke kursi CEO, tepat saat perusahaan memasuki fase integrasi dengan jaringan regional Ant International.

Doku dibangun di atas kepercayaan merchant selama hampir 20 tahun. Himelda menegaskan fondasi itu tak berubah, yang berubah adalah jangkauannya.

"Doku dibangun di atas kepercayaan yang telah terjalin bersama merchant selama hampir 20 tahun, dan fondasi ini tidak akan berubah. Yang berubah adalah jangkauan kami. Dengan dukungan Antom dan 2C2P, kami dapat melayani merchant yang telah mempercayai kami dengan lebih baik, menjangkau lebih jauh industri-industri yang paling membutuhkan kami, serta membantu lebih banyak bisnis Indonesia mengambil langkah pertama untuk berekspansi ke pasar internasional," ujar CEO Doku, Himelda Renuat.

Tiga Pilar Fokus Doku by Antom

Sinergi go-to-market antara Doku, 2C2P, dan Antom makin erat. Perusahaan memfokuskan pengembangan pada tiga pilar utama yang menyentuh langsung kebutuhan merchant lokal.

Integrasi Jaringan Global. Metode pembayaran lokal Doku diintegrasikan dengan platform merchant acquiring global Antom serta ekosistem Alipay+ sebagai unified wallet gateway.

Sinergi Payment Gateway 2C2P. Doku berkolaborasi dengan anak perusahaan Antom, 2C2P, menyediakan solusi pembayaran bagi merchant Indonesia yang hendak berekspansi ke Asia Tenggara maupun pelaku usaha internasional yang masuk ke pasar Indonesia.

Pengembangan Layanan Keuangan. Perusahaan memperluas pemrosesan pembayaran multi-currency, transaksi lintas negara (cross-border), serta menjajaki solusi pembiayaan (lending) dan pengelolaan treasury bagi merchant.

Respons Ant International

CEO Antom sekaligus Senior Vice President Ant International, Gary Liu, menyebut penunjukan ini sebagai kelanjutan alami dari kemitraan yang diumumkan awal tahun.

"Langkah ini merupakan kelanjutan yang natural dari kemitraan yang kami umumkan awal tahun ini, bukan perubahan arah dari komitmen tersebut. Keahlian Doku di pasar lokal, dipadukan dengan platform global Antom dan jangkauan regional 2C2P, menempatkan kami pada posisi yang semakin kuat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi bisnis di Indonesia dan Asia Tenggara," ungkap Gary Liu.

Target 2027 dan Konteks Persaingan

Menuju 2027, Doku menargetkan perluasan jangkauan ke berbagai industri dan kanal pembayaran baru. Perusahaan juga berencana meningkatkan keandalan integrasi bagi pengembang (developer) serta layanan dukungan merchant selama 24/7.

Langkah Doku mencerminkan pola konsolidasi yang makin lazim di industri pembayaran Asia Tenggara. Pemain lokal dengan basis merchant besar menjadi incaran investor regional yang ingin mempercepat penetrasi pasar tanpa membangun infrastruktur dari nol. Bagi pelaku UMKM dan bisnis digital Indonesia, integrasi ini berpotensi membuka akses ke jaringan pembayaran lintas negara yang sebelumnya hanya terjangkau korporasi besar.

Follow www.halosulbar.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks