Kapolda Sulbar Irjen Adi Deriyan Pamit di Apel Terakhir, Singgung Tugas Baru di KLH/BPLH

Penulis: Surya Dinata  •  Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:16:32 WIB
Kapolda Sulbar Irjen Adi Deriyan memimpin apel terakhir sebelum bertugas di KLH/BPLH.

MAMUJU — Irjen Adi Deriyan menyebut masa pengabdiannya di Sulawesi Barat sebagai salah satu periode paling berkesan dalam kariernya. Ia mengaku mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari jajaran Polda Sulbar sejak hari pertama bertugas.

Setahun Lebih Memimpin, Tantangan Tak Selalu Mudah

Selama memimpin Polda Sulbar, Adi Deriyan menuturkan berbagai persoalan dan tantangan harus dihadapi bersama dengan semangat gotong royong. Menurutnya, tugas melindungi dan mengabdi kepada masyarakat tidak selalu berjalan mulus.

Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh personel atas dedikasi yang diberikan selama dirinya menjabat. Suasana apel pagi pun berubah emosional saat ia menyampaikan terima kasih terakhirnya.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, keringat dan waktu yang telah kalian berikan. Saya pribadi, beserta keluarga, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga," katanya.

Minta Maaf dan Akui Sejumlah Janji Belum Tuntas

Dalam pidato perpisahannya, Adi Deriyan juga meminta maaf apabila selama memimpin terdapat perkataan maupun sikap yang kurang berkenan. Ia mengakui masih ada sejumlah keinginan dan janji yang belum sempat dituntaskan selama bertugas di Sulawesi Barat.

Ia berharap program-program yang belum selesai dapat dilanjutkan dan disempurnakan oleh Kapolda Sulbar berikutnya. Salah satu yang disebutnya sebagai kebanggaan adalah renovasi dan pembangunan fasilitas ibadah di lingkungan Polda Sulbar yang kini dapat dimanfaatkan personel.

Candaan soal Cinta pada Sulbar dan Masa Tugas yang Singkat

Di tengah suasana haru, Adi Deriyan melontarkan candaan yang membuat suasana apel lebih cair. Ia menyebut kecintaannya terhadap Sulawesi Barat justru berujung pada berakhirnya masa tugasnya di daerah tersebut.

"Bagaimanapun juga, saya merasa sangat berbahagia pernah bertugas di Sulawesi Barat. Nama-nama daerah ini Majene, Mamuju, Polman, Mamasa, Mamuju Tengah, Pasangkayu pasti akan selalu hidup dalam perjalanan karir saya. Karena Sulbar, bagi saya, adalah salah satu tempat terindah," ucapnya.

Ia lantas menyindir cepatnya masa tugas seorang pejabat ketika sudah merasa nyaman dengan daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, semakin besar rasa cinta pada Polda Sulbar, semakin singkat waktu yang diberikan untuk bertugas di sana.

"Ternyata kuncinya satu, makin kamu mencintai Polda Sulbar, makin cepat kamu akan meninggalkannya, atau dimutasikan. Semakin senang saya di Sulbar, makin singkat waktu yang diberikan. Perjalanan di Sulbar, menurut saya, sangat indah," ujarnya.

Jejak Pengabdian Sejak 19 Agustus 2025

Adi Deriyan pertama kali menginjakkan kaki di Polda Sulbar pada 19 Agustus 2025. Dalam kurun waktu satu tahun lebih, ia merasakan bagaimana rekan-rekan menerima dirinya dengan tangan terbuka dan memberikan kerja sama luar biasa dalam menciptakan keamanan dan ketertiban daerah.

Kepindahannya ke KLH/BPLH sebagai Pati Bareskrim Polri menandai babak baru dalam kariernya. Polda Sulbar kini menunggu sosok Kapolda definitif yang akan melanjutkan sejumlah program yang belum tuntas, termasuk penguatan fasilitas internal dan pemeliharaan keamanan wilayah.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: rctiplus.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top