MAMUJU — Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan HUT ke-81 TNI yang digelar di halaman Korem 142/Taroada Tarogau, Mamuju. Selain ASN dan TRC BPBD Sulawesi Barat, upacara diikuti personel TNI, Polri, instansi vertikal, serta organisasi perangkat daerah di lingkup provinsi.
Kehadiran jajaran BPBD Sulbar bukan sekadar seremonial. Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menyebut momen peringatan HUT TNI sebagai titik penguatan semangat kebersamaan antarlembaga di daerah.
Yasir menjelaskan bahwa arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menempatkan kolaborasi dengan TNI dan Polri sebagai bagian dari pembangunan daerah yang tangguh terhadap ancaman bencana. Pemerintah daerah, katanya, terus mendorong penguatan kerja sama itu bersama seluruh pemangku kepentingan.
"BPBD Sulawesi Barat akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan TNI, Polri serta seluruh stakeholder. Penanggulangan bencana membutuhkan kebersamaan, kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh pihak," ujar Yasir Fattah.
Bagi BPBD Sulbar, sinergi dengan TNI berperan penting pada sejumlah tahap penanganan bencana. Mulai dari respons keadaan darurat, evakuasi warga terdampak, distribusi bantuan logistik, hingga proses pemulihan pascabencana.
Peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 juga dimaknai sebagai momentum memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Jajaran BPBD Sulbar menempatkan kerja sama lintas lembaga sebagai kunci kesiapsiagaan menghadapi risiko bencana di wilayah Sulawesi Barat.