MAMUJU — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Tentara Nasional Indonesia digelar khidmat di Lapangan Makorem 142/Tatag, Sulawesi Barat. Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M. bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir jajaran unsur Forkopimda Sulawesi Barat, pejabat utama TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lintas instansi.
Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso hadir langsung dalam prosesi tersebut. Kehadirannya menjadi penanda komitmen Polri mendukung soliditas bersama TNI di wilayah Sulawesi Barat.
Dalam amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Danrem, peringatan HUT ke-81 mengusung tema "TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Panglima menekankan momentum ini sebagai titik strategis memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Seluruh prajurit diminta meningkatkan profesionalisme dan adaptif terhadap perubahan zaman. Panglima juga menginstruksikan jajaran TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat membantu mengatasi kesulitan warga, termasuk dalam kesiapsiagaan penanganan bencana.
Nilai-nilai perjuangan para pahlawan, memperkokoh persatuan, serta peningkatan kemampuan operasi gabungan demi menjaga kedaulatan NKRI juga menjadi penekanan dalam amanat tersebut.
Prosesi upacara diisi dengan pengucapan Sapta Marga serta parade kesiapsiagaan personel. Nuansa patriotisme terasa sepanjang rangkaian kegiatan, merefleksikan kekuatan pertahanan yang menyatu bersama rakyat.
Usai upacara, Wakapolda Sulbar menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Danrem 142/Tatag beserta seluruh keluarga besar TNI di wilayah Sulawesi Barat.
"Kami atas nama Kepolisian Daerah Sulawesi Barat mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Sinergitas dan soliditas TNI-Polri di Sulbar selama ini telah menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan, mengawal pembangunan daerah serta memberikan rasa aman yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat," tutur Wakapolda.
Wakapolda berharap momentum pertambahan usia TNI semakin memperkokoh kerja sama TNI-Polri di era modern. Tantangan strategis ke depan dinilai menuntut sinergi yang lebih erat demi keutuhan NKRI dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pemotongan tumpeng dan ramah tamah bersama unsur Forkopimda. Kegiatan itu menjadi simbol kebersamaan dan kemitraan yang harmonis antara institusi pertahanan dan keamanan di daerah.