MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka memastikan kesiapan upacara 17 Agustus di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, sudah berjalan sesuai rencana. Dari hasil pengecekan pada Minggu (9/8), progres persiapan disebut telah mencapai 80 persen.
Suhardi tiba di lokasi saat panitia masih melakukan sejumlah penyesuaian. Ia menyempatkan diri melihat kondisi lapangan dan mengamati langsung latihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada hari H.
Tahun ini, upacara puncak HUT RI tidak lagi digelar di Anjungan Pantai Manakarra seperti tahun sebelumnya. Pemprov Sulbar memilih Lapangan Ahmad Kirang sebagai lokasi utama.
Menurut Suhardi, perpindahan ini dilakukan karena lapangan tersebut dinilai lebih efisien. Bangunan dan area yang tersedia sudah memadai, sehingga panitia hanya perlu melakukan penyesuaian kecil.
"Dan tempat kita menyesuaikan karena memang tempat ini kita pinjam. Kalau tahun kemarin kita di Anjungan Pantai Manakarra. Tahun ini kita di sini, kenapa? Karena ini lebih efisien, ada bangunan dan lapangannya bagus, tinggal kita menyesuaikan," ujarnya.
Suhardi menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremonial tahunan. Ia ingin momen ini dimanfaatkan untuk menumbuhkan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
"Kita lihat kesiapan pelaksanaan hari kemerdekaan, ini penting karena ini momentum untuk kita menanamkan rasa patriotisme kita. Momentum untuk memberikan penghargaan dan penghormatan kepada para pahlawan," kata Suhardi.
Dengan sisa waktu kurang dari sepekan, panitia diminta mempercepat penyelesaian detail teknis. Progres yang sudah mencapai 80 persen diharapkan tuntas sebelum gladi resmi digelar.