MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui DiskominfoSS mematok target ambisius di sektor komunikasi publik pada 2027. Pemberitaan online tentang Pemprov dan Gubernur Sulbar ditargetkan masuk posisi 5 besar nasional dengan citra positif. Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) dibidik mencapai 70,00 poin, sementara Indeks Komunikasi Pembangunan dan Informasi Publik ditargetkan di angka 67,70 poin. Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap akses informasi publik juga dipatok tinggi, yakni 85,00 persen.
Di bidang teknologi informasi, DiskominfoSS fokus pada integrasi ekosistem digital secara efisien. Indeks Transformasi Digital Nasional ditargetkan sebesar 47,53 poin, dengan catatan rerata nasional berada di angka 50,80 poin. Sementara itu, Indeks Pemerintahan Digital (PEMDI) dibidik mencapai 1,5 poin pada tahap rintisan.
Pemprov juga menargetkan 100 persen jaringan intra antar-OPD terbangun beserta perangkatnya. Selain itu, pembangunan 5 aplikasi baru direncanakan, dengan 3 di antaranya ditargetkan terintegrasi penuh dalam sistem pemerintahan.
Sektor keamanan siber dan persandian menjadi perhatian serius. DiskominfoSS mematok Indeks Keamanan Informasi sebesar 490 poin dan Tingkat Keamanan serta Kematangan Siber sebesar 60,60 persen. Pengelolaan sertifikat elektronik ditargetkan mencapai 8.500 unit, atau 80 persen dari total 11.000 objek yang ada.
Langkah ini, menurut Ridwan, dilakukan untuk menjamin kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaan data pemerintah dari potensi gangguan siber. "Saya mengharapkan target indikator yang telah ditetapkan menjadi pegangan bersama untuk bekerja lebih baik ke depan dalam mendukung Pancasila Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka pada tahun anggaran berikutnya," ujar Ridwan dalam rilis yang diterima redaksi.
Pada bidang statistik, DiskominfoSS mendorong pembangunan berbasis bukti melalui program "Satu Data Sulbar". Target Indeks Pembangunan Statistik ditetapkan sebesar 2,6 poin dengan kategori "Baik". Program ini didukung oleh pembaruan data sektoral secara lengkap di 35 OPD serta penyajian Dashboard Satu Data yang mencakup 5 tema pembangunan daerah.
Ridwan menambahkan, seluruh target ini menjadi acuan bersama untuk memperkuat layanan digital, keterbukaan informasi, hingga keamanan siber di lingkup Pemprov Sulbar. Rapat penetapan indikator ini digelar di Mamuju pada Senin lalu.